Selasa, 03 Januari 2017
kisah uang 40 juta dalam sehari
siapa yang tidak membutuhkan uang? saya yaqin semua yang membaca ini mengatakan membutuhkan uang tanpa terkecuali. uang pun dikatakan sangat berharga, bahkan sebagian orang mengatakan bahwa uang adalah segalanya, uang adalah maha raja, dan banyak sekali pendapat yang lain mengenai uang ini. berbicara tentang uang, banyak orang yang kadang terjerumus olehnya, banyak orang gila karena uang, banyak orang yang bercerai berai, dan diadu domba hanya dengan uang, hmmmm,,,,, bagaimana tidak? karena uang adalah alat yang kita gunakan dalam transaksi apapun dan untuk mendapatkan sesuatu. ketika saya masih kecil saya sering bertanya kenapa sih uang itu gak di buat banyak-banyak aja biar gak ada orang miskin, kan tinggal dibuat pikir saya yang masih lugu ketika itu. saya adalah orang yang selalu mencari uang untuk mendapatkan uang. ketika saya duduk dibangku SD saya sudah diajarkan untuk bagaimana mendapatkan uang, sampai kuliah pun kebiasaan ku dari kecil mencari uang masih melekat menjadi bakat yang terpendam dalam diriku. kebanyakan yang aku lakukan untuk mendapatkan uang adalah melalui jalan usaha dengan bermodal kecil kecil an, baik itu dengan berjualan atau yang lainnya tapi disini lebih sering arahya ke sistem jual beli. selama saya jualan tak pernah aku mengenal kata rugi dari modal ku yg lumayan sedikit, saya selalu mendapatkan keuntungan, sampai sampai kedua orang tuaku bangga karna saya bisa menperoleh uang dari hasil jual beli. ketika saya duduk di bangku SMA, teman teman ku mengenalku sebagai pribadi yang suka membawa barang kekelas sebelum guru datang, situasi dikelas pun selayaknya pasar sesaat, dan riuh dikerubungi oleh teman teman yang mau melihat barang yang saya jual sekaligus tawar menawar. meskipun mungkin kalau dalam dunia pendidikan itu semua kurang bagus, karna akan sedikit mengganggu tujuan teman teman untuk belajar,, yah ,,,, tapi apa boleh buat saya gak terpikirkan kearah sana, yang penting saat itu menurutku adalah saya mendapatkan uang dan bisa saya pakai untuk jajan disekolah, udah itu ajha pikiranku. ketika saya sudah beranjak memasuki dunia perkuliahan, kegemaran ku untuk melakukan dunia bisnis semakin meningkat, selain hal tersebut didorong oleh keinginanku yang besar untuk bisa hidup mandiri tanpa menyusahkan orang tua. mulai dari saya mengikuti perkumpulan teman teman saya belajar untuk memanfaatkan memon tersebut sebagai jalan saya melakukan transaksi jual beli, akhirnya di awal awal kuliahku aku membantu seorang temanku untuk menjual sebuah stiker kecil bertuliskan "AKU BANGGA JADI ANAK UIN", saya start menjual stiker itumulai dari masjid UIN, karena kebetulan anak baru banyak sekali yang lagi kumpul kumpuldisetiap selasar masjid, tanpa rasa malu, saya menawarkan ke mahasiswa yang disana yang tidak aku kenal, namun alhamdulillah banyak yang laku, tidak hanya berhenti disana, aku pun mencari tempat lain yang lebih kondusif, itu saya temukan dipusat bahasa. sebelum saya menawarkan kepada temanteman, terlebih dahulu sebagai penjual yang baik saya memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud dan tujuan saya masuk dalam ruangannya, semua support meskipun ada satu mahasiswa yang sangat menyebalkan yang memotong penyampaianku saat itu, saya lupa namanya, saya hanya mengingat style body nya dan jurusannya,dia orangnya ganteng siih, kulit putih, tinggi, model rambut terbelah dua dan lurus. dia jurusan Pendidikan bahasa arab, dia mengatakan kepadaku dengan suara yang lantang "buat apa promosi disini, apalagi jualan, gak penting sekali" dengan rasa sedikit malu dan tersinggung saya tetap mencoba untuk tetap tegar dengan memberikan jawaban ke dia atas pertanyaannya itu. dengan suara yang tegar saya pun menjawab: "jadi, sebenarnya tujuan saya kesini bukan hanya jualan saudra, tapi ingin menjalin silaturrahmi dan menumbuhkan semangat bangga terhadap kampus kita tercinta UIN suka, dan saya berharap dengan kita bangga sebagai Mahasiswa UIN kita akan menjadi young generation yang berguna dan bisa membanggakan kampus kita tercinta. sekilas kisahnya. dari hasilp stiker tersebut untuk hari pertama saya memperoleh keuntungan 50ribu, saya senang sekali bisa dapat uang dengan jumlah segitu. besoknya saya menawarkan stiker tersebut sebagian ke dosen yang bisa saya jangkau. ada satu kisahku yang sangat aku tak bisa melupakannya adalah ketika ada 1 orang dosen mengajar diruangan, namun beliau berdiri didepan pintu,sehingga saya permisi untuk menawarkan stiker tersebut, dengan wajah tersenyum melegakan dan menentramkan hati beliau berkata saya tak pegang uang untuk beli, bagaimana? cobalah cari pak murah kok saya bilang. bapak dosen pun memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana untuk mencari uang, dan hanya menemukan sebuah kertas, akhirnya kertas tersebut bapaknya tawarkan kepada saya untuk membeli stiker tersebut, sambil saya dengan bapaknya tersenyum saling melirik, akhirnya pak dosen masuk mencari uang di tasnya dan beliau hanya menemukan sebuah receh sejumlah 1.500.aku pun mengambil uang tersebut dan memberikan satu stiker. meskipun keadaan seperti itu, intinya saya senang dan tersenyum sendiri jika mengingat kejadian itu :). setelah berpindah darib jual stiker ahirnya saya menjual omlet ke sekitar kampus, kmudian kripik di kelas kuliah, setelah itu jual buku, dan berujung pada jual sebuah tiket pesawat yang sangat murah dan promo, disinilah awal dari kisah uang 40 juta dalam sehari, mau tau kisahnya?penasarankan? mari kita lanjut membacanya. Pada awal kisah nya, aku diperkenalkan oleh salah satu temanku dengan temannya yang berfrofesi sebagai pembisnis tiket yang super murah dibandingkan dengan penjualan tiket ditempat lain, itu pun saya kenal hanya lewat nomer WA yang dikasih oleh temanku. aku mulai saat itu berbisnis menjual tiket, marketing pertama yng aku lakukan adalah membroadcast tentang harga promo penjualan tiket untuk all flight, aku mulai mengshare di beberapa group WA terdekat, ternyata responnya banyak dan ada beberapa temanku yang menanyakan terkait harga tiket, meskipu yang memang benar2 fix dan percaya penuh untuk memesan hanya ada segelintir orang, untuk awal pertama pemakaian tiket, aku sendiri yang mencoba memakainya
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kategori
Paling Dilihat
-
mawar sudah retak menaruh hati pada melati yang sudah berpindah ke lain hati tak ada gunanya lagi aku masih mempertahankan perasaan ini, ka...
-
بِسْــــــــمِ اٌللَّهِ اٌلرَّحْمَنِ اٌلرَّحِيْـــــــــم Dikisahkan, ada seorang raja yg setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seora...
-
Salah satu upaya untuk meningkatkan potensi yang ada pada manusia adalah melalui pendidikan, dengan adanya pendidikan seseorang dihara...
-
Mustiani namaq, aku berasal dari negeri seberang, yakni Lombok tengah NTB. aku kuliah di universitas islam negeri sunan kalijaga Yogyakarta...
-
PROPOSAL KEGIATAN PPL-KKN INTEGRATIF FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA TAHUN 2015...
-
semua Q rasakan serba baru, dan tak pernah kurasakan sebelumnya, awal pertama Q jalani terasa sulit dan sungguh memberatkan. Q benarbenar me...
-
diriku mendadak canggung, membisu, tersimpuh malu ketika tau hal itu lisanku tak mampu mengucap sepatah katapun hanya qalbuku yang terasa...
-
ACC-06/10/15 PEMBELAJARAN PAI DAN PENINGKATAN KREATIVITAS KEAKTIFAN SISWA DI SEKOLAH (TEMA) -STRATEGI ESTAFET BOLA KERTAS PADA PEMBELA...
-
sore itu kusempatkan diri ini untuk melafalkan kalam-Mu dengan hati penuh ketulusan bersama ke khusu'an yang terbawa dalam senandu...
-
Q benar2 tak mengerti apalagi u bsa memahami sikap & tingkah lakumu_ Q benar2 merasa tak berdaya meskipun sebenarnya kau tak pernah men...

0 komentar
Posting Komentar