Tak terasa 1 tahun berlalu saya
pernah menjadi panitia musytag, sekarang berubah posisi menjadi yang disediakan
untuk pelaksana musytag. Banyak kenangan yang tak bisa terlupakan ketika saya
menjadi ketua musytag dulu. Dengan adanya musytag tahun ini, banyak perbedaan
yang aku rasakan dari pengalaman ku yang telah berlalu. Musytag tahun ini
dengan musytag tahun dulu saya rasakan amat berbeda, entah mengapa banyak
pertanyaan yang muncul dalam benakku terkait musytag ini. Dulu musytag saya
rasa sangat seram, mengerikan, menegangkan, sampai-sampai membuat bulu kudung
merinding.
Dulu sesepuh
sangat antusias, dalam pelaksanaan musytag, yang membuat para panitia kewalahan
dalam membantah mereka, seolah-olah sesepuh yang menguasai dan bagaikan raja
dictator yang menguasai forum, panitia hanya bisa melongok terdiam mendengarkan
mereka berdebat dan saling membantah terkait laporan pertanggung jawaban yang
sedang disampaikan oleh pengurus, yang mana dalam hal ini ada seorang yang sangat
hebat q rasa, sangat bijak, n selalu membimbing yakni ketuanya umum al-mizan
sendiri, pk haidar ali. Aku sedikit merasa kasihan dengan mereka, karena
sebagian besar dari LPJ nya di bantai habis-habisan. Tanpa ada ampun, padahal
saya rasa mereka dalam menjalani tugas sudah luar biasa. aku tak tau kenapa
para sesepuh sangat antusias bangat pada kesempatan musytag saat itu,khususnya
dari para sesepuh yang masih sangat terlintas dan tersimpan dalam
memoriku,yakni: mas wahid,hanna,ranu,azam,mustofa, dan mbk na’im,atiqoh dan
lain2, ketika itu jujur saja ya! Q selaku ketua musytag amat sebel,gemes
melihat mereka yang tak putus-putusnya memberikan lontaran argument
masing-masing, intinya mereka saya lihat kayak mau menyalahkan laporan
pengurus, dengan dalih yang berbeda-beda. Proses musytag saat itu membuatku
trauma, dan takut untuk menjadi pengurus di al-mizan, aku benar-benar merinding
dengan pelaksanaan LPJ kala itu. Yang pada ujungnya saya juga bisa melihat raut
muka diantara para pengurus,khususnya PH, yang sudah pucat bagaikan tak ada
aliran darah yang sedang mengalir dalam wajahnya,sungguh kasihan aku
melihatnya, apalagi bunda etik, kayaknya letih bangat. Namun, bukan hanya
pengurus yang aku lihat letihnya, teman-teman panitia juga sangat letih saya
kira, karena tidak tidur selama proses pelksanaan musytag berlangsung. saya
juga termasuk salah satu korbannya yang sampai berat badanku hilang 3kg tak tau
kemana hhahah, saya rasa bukan hanya capek fisik yang aku rasakan, tapi capek
pikiran juga terkuras…..sumpeeeeeeeeh luar binasa pokok eeeee rasaneeeeeee…..
Menjelang detik-detik musytag tahun
ini, dalam benakku secara sepontan terlintas masa-masa dulu, aku khawatir
binyit, akan terjadi hal seperti itu kembali, dengan berjalannya waktu akhirnya
tibakah waktu musytag dan berlangsungnya LPJ, ternyata banyak perbedaan yang
aku rasakan disini, bukan hanya aku sih, setiap kawan-kawan mantan panitia dulu
saya tanyakan ternyata merasakan perbedaan yang sangat derastis, antara musytag
tahun dulu ketika pk haidar ali sebagai ketua umum, dengan sekarang yang ketika
ketua umum adalah mas faiz selamat sentosa, disini saya lihat, sespuh kurang
ada antusias dalam merespon LPJ yang disampaikan para pengurus, buktinya
sesepuh datang ketika penghujung acara, itu pun tak ada yang seperti dulu,
biasa-biasa ajha aku liat, iyaaaah syukurlah, namun pertanyaan muncul dalam
pikiranku,,,,kok bisa berbeda bangat ya sama tahun dulu? Kemana pakar-pakar
yang vocal memberikan komentar dulu? Mungkin mereka mulai lelah atau
bagaimana?ataukah yang dulu sudah dipersiapkan dari awal, sedangkan yang
sekarang tak ada yang harus dipersiapkan?ihiyyyyuuu lok boleh sok tehe’.
Selain dari banyak perbedaan diatas,
panitia juga dalam halini bisa dikatakan santai, bisa tidur, bisa
keluar,dll,,,,selamat yah?
Satu
lagi pertanyaan saya
Apakah
suatu keberhasilan diukur dari program yang terlaksana di lapangan dan
prakteknya? Ataukah sebaliknya keberhasilan ditentukan dari hasil coretan yang
ada Di LPJ?
Saya berdo’a semoga 2 perbedaan ini
bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua! OkeJ
Wallahu’a’lamubissoooowwwaaaaabbbbb
J J
0 komentar
Posting Komentar