terkadang hati mulus terarah kepada kebaikan, namun terkadang hati dengan lancarnya mengajakkepada kejahatan, disini aku bertanya pada diri ku sendiri, manakah yang lebih sering muncul dalam diri pribadiku, kebaikankah? atau malah kejahatan?
sebenarnya tak butuh waktu lama untuk menghitungnya, tak butuh alat yang canggih untuk mendeteksinya, cukup hanya menerapkan modelyang diajarkan islam yakni dengan muhasabah diri, saya akan mudah untuk mengetahuinya, namun muhasabah terkadang
Selasa, 10 Maret 2015
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kategori
Paling Dilihat
-
mawar sudah retak menaruh hati pada melati yang sudah berpindah ke lain hati tak ada gunanya lagi aku masih mempertahankan perasaan ini, ka...
-
بِسْــــــــمِ اٌللَّهِ اٌلرَّحْمَنِ اٌلرَّحِيْـــــــــم Dikisahkan, ada seorang raja yg setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seora...
-
Salah satu upaya untuk meningkatkan potensi yang ada pada manusia adalah melalui pendidikan, dengan adanya pendidikan seseorang dihara...
-
Mustiani namaq, aku berasal dari negeri seberang, yakni Lombok tengah NTB. aku kuliah di universitas islam negeri sunan kalijaga Yogyakarta...
-
PROPOSAL KEGIATAN PPL-KKN INTEGRATIF FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA TAHUN 2015...
-
semua Q rasakan serba baru, dan tak pernah kurasakan sebelumnya, awal pertama Q jalani terasa sulit dan sungguh memberatkan. Q benarbenar me...
-
diriku mendadak canggung, membisu, tersimpuh malu ketika tau hal itu lisanku tak mampu mengucap sepatah katapun hanya qalbuku yang terasa...
-
ACC-06/10/15 PEMBELAJARAN PAI DAN PENINGKATAN KREATIVITAS KEAKTIFAN SISWA DI SEKOLAH (TEMA) -STRATEGI ESTAFET BOLA KERTAS PADA PEMBELA...
-
sore itu kusempatkan diri ini untuk melafalkan kalam-Mu dengan hati penuh ketulusan bersama ke khusu'an yang terbawa dalam senandu...
-
Q benar2 tak mengerti apalagi u bsa memahami sikap & tingkah lakumu_ Q benar2 merasa tak berdaya meskipun sebenarnya kau tak pernah men...
0 komentar
Posting Komentar