Sabtu, 29 Maret 2014

PERJUANGAN SEORANG IBU


PERJUANGAN SEORANG IBU
Ketika aku belum lahir,akupun tidak tahu perjuangan seorang ibu,tepatnya ketika aku sudah menginjak masa remaja,akupun mulai mengetahui perjuangan seorang ibu,aku sangat menyesal karena baru aku tahu perjuangan seorang ibu itu sangat berat.aku pun tak tahu bahwa  ibu itu adalah orang yang sangat berjasa,tapi mengapa anan-anak zaman sekarang kurang memperhatikan kedua orang tuanya.akupun jujur awal aku menginjak masa remaja aku mulai mengenal sosok perjuangan seorang ibu.Aku pun tak menyangka ,kenapa anak-anak kurang memahami atau mengerti perasaan seorang ibu,kebanyakan mereka lebih menghormati ibu orang lain . ya Allah salahkah aku selama ini kurang memperhatikan kedua orang tuaku terurama ibu.ibu maafkan aku ,andai dari dulu aku tahu aku tidakakan menyakiti hatimu,tapi kenapa semakin hari aku selalu menyakiti hatimu kadang-kadamg aku pernah membuat ibu senang ,harus dengan apa aku membalas perjuanganmu ibu.dulu engkau selalu mengajariku tentang kehidupan dunia yang hanya sementara,engkau selalu menyuruhku untuk pergi mengaji,walaupun kadang-kadang aku anakmu selalu mempunyai berbagai macam alas an agar aku tidak pergi ngaji,tavi engkau  selalu memberiku semgat untuk pergi mengaji karena engkau selalu berkata “Allah suka kepada anak yang selau ingin dekat dengan-Nya”.akupun masih belum sadar dulu,tapi sekarang aku tahu apa maksud ibu menyuruhku pergi menuntut agama agar lebih mendekatkan diri kepada Allah.ibu engakau tak pernah mengeluh   ,engkau selalu menasehatiku dalam keadaan apapun walaupun engkau sedang sakit,ibu maafkan anakmu yang tidak tau terima kasih ini.aku tak pernah lupa ketika aku masih kecil ,engkau selalu hadir di depan aku dikala aku sedang bermain bersama teman-teman.ibu ,engakau selalu menemaniku dikala aku sedang tidur ,engkau rela dirimu yang digigit nyamuk daripada membiarkan anakmu ini digigit.engkau tak pernah lelah dalam mengajariku arti hidup ini,engkau selalu membelai rambutku dikala aku selalu pulang dengan cucuran keringat.engkau dan ayah selalu mencari uang untuk membiayai perlengapan anak-anakmu.ibu engakau selalu hadir dikala aku sedang sedih maupun senang,hatimu begitu tuluz dan tiada tanding.ibu aku sayang ibu,ibu engakau pernah memukul anakmu ini karena aku telah menyakitiu hatimu,ibu maafkan aku .ibu engkau berusaha untuk membuat aku pintar dengan menyekolahkan aku,tapi mengapa awal-awal aku masuk sekolah aku tidak mendapat juara.,mungkin engkau kecewa dengan prestasi anakmu.

0 komentar

Posting Komentar