PERJUANGAN SEORANG IBU
Ketika aku belum
lahir,akupun tidak tahu perjuangan seorang ibu,tepatnya ketika aku sudah
menginjak masa remaja,akupun mulai mengetahui perjuangan seorang ibu,aku sangat
menyesal karena baru aku tahu perjuangan seorang ibu itu sangat berat.aku pun
tak tahu bahwa ibu itu adalah orang yang
sangat berjasa,tapi mengapa anan-anak zaman sekarang kurang memperhatikan kedua
orang tuanya.akupun jujur awal aku menginjak masa remaja aku mulai mengenal
sosok perjuangan seorang ibu.Aku pun tak menyangka ,kenapa anak-anak kurang
memahami atau mengerti perasaan seorang ibu,kebanyakan mereka lebih menghormati
ibu orang lain . ya Allah salahkah aku selama ini kurang memperhatikan kedua
orang tuaku terurama ibu.ibu maafkan aku ,andai dari dulu aku tahu aku
tidakakan menyakiti hatimu,tapi kenapa semakin hari aku selalu menyakiti hatimu
kadang-kadamg aku pernah membuat ibu senang ,harus dengan apa aku membalas
perjuanganmu ibu.dulu engkau selalu mengajariku tentang kehidupan dunia yang
hanya sementara,engkau selalu menyuruhku untuk pergi mengaji,walaupun
kadang-kadang aku anakmu selalu mempunyai berbagai macam alas an agar aku tidak
pergi ngaji,tavi engkau selalu memberiku
semgat untuk pergi mengaji karena engkau selalu berkata “Allah suka kepada anak
yang selau ingin dekat dengan-Nya”.akupun masih belum sadar dulu,tapi sekarang
aku tahu apa maksud ibu menyuruhku pergi menuntut agama agar lebih mendekatkan
diri kepada Allah.ibu engakau tak pernah mengeluh ,engkau selalu menasehatiku dalam keadaan apapun
walaupun engkau sedang sakit,ibu maafkan anakmu yang tidak tau terima kasih
ini.aku tak pernah lupa ketika aku masih kecil ,engkau selalu hadir di depan
aku dikala aku sedang bermain bersama teman-teman.ibu ,engakau selalu
menemaniku dikala aku sedang tidur ,engkau rela dirimu yang digigit nyamuk
daripada membiarkan anakmu ini digigit.engkau tak pernah lelah dalam
mengajariku arti hidup ini,engkau selalu membelai rambutku dikala aku selalu
pulang dengan cucuran keringat.engkau dan ayah selalu mencari uang untuk
membiayai perlengapan anak-anakmu.ibu engakau selalu hadir dikala aku sedang
sedih maupun senang,hatimu begitu tuluz dan tiada tanding.ibu aku sayang
ibu,ibu engakau pernah memukul anakmu ini karena aku telah menyakitiu
hatimu,ibu maafkan aku .ibu engkau berusaha untuk membuat aku pintar dengan
menyekolahkan aku,tapi mengapa awal-awal aku masuk sekolah aku tidak mendapat
juara.,mungkin engkau kecewa dengan prestasi anakmu.
0 komentar
Posting Komentar