berawal dari kesengsaraan berbuah kebahagiaan
pagi hari yang buta tohri harus mempersiapkan makanan untuk
adik-adiknya yang masih kecil,dan menyiapkan air untuk mandi sang bunda
tercinta. dua tahun lamanya tohri
menjadi tulang punggung bagi keluarganya, sejak ayahnya meninggal dunia dan
bundanya terkena penyakit lumpuh. tohri sekarang sudag berusia 23 tahun dan
sedang menjalani perkuliahan di sebuah universitas al azhar kairo.namun tohri
tidak pernah menjadikan perkuliahan sebagai alasan untuk mencari uang untuk
keluarganya
berangkat pagi untuk menuntut ilmu
malam hari dijadikan sebagai kesempatan untuk mengumpulkan
uang
sambil belajar setiap ada waktu luang
malam berganti siang,
siang berganti malam
waktu terus berlalu
jam dinding berdetak mengiringi setiap langkah tohri
menjalani kehidupan ini
akhirnya
suatu ketika dia bertemu dengan salah seorang pengusaha
terkenal, yang kemudian mengajaknya untuk bekerjasama .ajakan itu disetujuinya,
dari saat itulah tohri bangkit dan membangun pondasi
kebahagiaan untuk keluarga dan khususnya untuk dia pribadi.
sekarang dia hidup bahagia bersama ibu dan adik-adiknya.
0 komentar
Posting Komentar